Review – First Couple in Love

Judul: First Couple in Love

Penulis: Hanna Natasha

Penyunting: Triani Retno Adiastuti

Proofreader: Endang S. Nugraha

Desainer sampul: Agung Wulandana

Desainer isi: Nono

Penerbit: Qanita

Cetakan 1, September 2013

Jumlah Hal. : 212; 18 cm

ISBN: 978-602-9225-97-6


Empat dewa menjelma sebagai personel Band Orpheus. Kaori sang Dewa Air, Masato sang Dewa Api, Take sang Dewa Angin, dan Hiro sang Dewa Tanah. Mereka bertugas menjaga mengendalikan keseimbangan keempat elemen bumi.

Satu hari, Kaori mendapat tugas khusus melindungi Ayana Kinoshiri, gadis misterius yang berusaha bunuh diri. Walaupun Ayana selalu bersikap ketus, Kaori terpesona oleh kecantikan dan kemisteriusan gadis ini. Lambat laun, Kaori jatuh cinta pada Ayana, padahal dewa tidak boleh jatuh cinta pada orang yang dilindunginya. Sanksinya hukuman mati!

Kisah menggetarkan tentang persahabatan, intrik, dan romantisme cinta dengan latar belakang eksotisme Festival Sapporo dan Danau Mashu, salah satu danau terindah di dunia, Hokkaido, Jepang.


“Kenapa kamu mendorongku?”

“Kaori … awas!”

“Ayo berangkat!”


Sapporo adalah kota terbesar di Hokkaido. Setiap tahun, warga Sapporo merayakan musim dingin dan salaju yang melimpah di awal bulan Februari. Di Taman Odori terdapat lebih dari 150 patung besar yang terbuat dari es. Berbagai bentuk patung ada di sana, dari karakter televisi terkenal samapi karya arsitektur dunia. Semua dibuat untuk memanjakan mata para turis. Hal. 46-47

Band Orpheus, bandnya para dewa. Seperti yang dijelaskan blurb diatas, band ini terdiri dari empat personil band, dimana mereka semua adalah dewa. Mereka bukan dewa sembarangan, meraka diangkat oleh Raja Akita -dewa tertinggi- untuk menjaga keseimbangan bumi untuk seratus tahun ke depan. Mereka yang sebelumnya tidak saling kenal, secara tidak sengaja bertemu di ruang musik sekolah.

Salah satu dari mereka tepatnya Kaori mendapat tugas dari Raja Akita untuk melindungi seorang gadis yang bernama Ayana. Tapi, tak semudah yang dibayangkan Kaori, melindungi Ayana sangat susah. Pada dasarnya Ayana pendiam dan pembangkang, dia sangat ketus dan acuh dengan Kaori. Awal pertemuan merekapun bisa dibilang buruk. Ayana yang sebagai murid baru di sekolah Kaori, setiap hari selalu saja mendapat masalah, tapi Kaori dengan senang hati membantu Kaori.

Misalnya saat di kelas, siapa yang tidak membawa buku matematika akan mendapat hukuman dari Hime-sensei, Kaori diam-diam menggeser buku paket miliknya ke hadapan Ayana yang saat itu sedang tertidur, karena Kaori tahu kalau Ayana pasti tidak membawa buku paket.

Ingin tahu mengapa Ayana menjadi sosok gadis yang pembangkang?

Ingin tahu masa lalu Kaori dan Ayahnya?

Ingin tahu kelanjutan kisah mereka berdua?

Novel ini bisa kamu dapatkan di Mizanstore.


Dari secuil review di atas, aku agak susah menerima kalau Kaori itu cowok. Soalnya Kaori itu langsung di bayanganku seorang cewek manis berambut pirang bermata biru shappire -anime Shigatsu Wa Kimi Uso-. Tapi untuk keseluruhan aku suka ceritanya, soalnya latarnya itu di Jepang. Sebenarnya alasan aku beli novel ini karena latarnya dan harganya murah ha…ha…

Sesuatu pasti punya kelebihan dan kekurangan, begitu pula novel ini. Aku pikir ukurannya standard novel-novel lain, ternyata….. Jadi aku kasih,

Rating bintang 3

bintang 3

Iklan

Satu komentarmu sangat berharga bagiku :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s